Showing posts with label UML. Show all posts
Showing posts with label UML. Show all posts
Diagram Kelas

Diagram Kelas

Diagram kelas menunjukkan interaksi antara kelas-kelas dalam sistem. Kelas juga dapat dianggap sebagai cetak biru dari obyek-obyek di dalam sistem. Cetak biru adalah model yang akan membantu anda merencanakan setiap bagian-bagian sebelum anda benar-benar membangunnya. Sebuah kelas mengandung informasi (attribute) dan tingkah laku (behavior) yang berkaitan dengan informasi tersebut. Diagram kelas menunjukkan hubungan antar kelas-kelas yang didapatkan dari obyek-obyek dalam diagram sekuensial atau diagram kolaborasi. (Sholiq, 2010)
Berikut adalah notasi yang terdapat pada diagram kelas:
Notasi diagram kelas
No.
Nama
Gambar
Fungsi
1.
Kelas

Menjelaskan kumpulan obyek yang memiliki atribut dan operasi yang sama.
3.
Asosiasi dua arah

Menjelaskan hubungan dua (atau lebih) obyek yang saling terkait.
4.
Asosiasi satu arah
Menunjukkan hubungan konseptual antar obyek.
5.
Agregasi

Menunjukkan relasi antara “keseluruhan” dengan “bagian”.
6.
generalisasi

Memperlihatkan relasi pewarisan sifat antara dua model elemen(aktor, use case, atau kelas).
7.
Depedensi
Menunjukkan bahwa sebuah kelas tergantung pada kelas yang lain.
Sumber : Sholiq (2010)



Diagram Sekuensial

Diagram Sekuensial

Diagram sekuensial adalah diagram interaksi yang disusun berdasarkan urutan waktu. Diagram sekuensial (sequence diagram) digunakan untuk menunjukkan alur (flows) fungsionalitas yang dimulai sebuah use case yang disusun dalam urutan waktu. Obyek pada diagram sekuensial bisa disajikan dengan 3 cara yaitu nama obyek, nama kelas dan/atau nama obyek dan kelasnya. (Sholiq, 2010)
Berikut adalah notasi yang terdapat pada diagram sekuensial:
Notasi diagram sekuensial
No.
Nama
Gambar
Fungsi

1.

Actor

Menggambarkan segala pengguna software aplikasi (sistem). Actor juga dapat berinteraksi dengan objek.

2.

Object
Menunjukkan obyek yang terlibat dalam alur kerja.

3.

Lifeline

Garis tegak vertikal yang mencerminkan eksistensi sebuah obyek sepanjang periode waktu.

4.
Focus of
Control
Menjelaskan dimana suatu obyek menampilkan aksi.

5.
Message
Menunjukkan adanya komunikasi antara 2 obyek.

6.

Reflexive
Message

Menjelaskan bahwa pesan juga dapat dilakukan reflektif terhadap obyek itu sendiri.

Sumber : Sholiq (2010) 
Diagram Aktivitas

Diagram Aktivitas

Diagram aktivtas adalah sebuah cara untuk memodelkan alur kerja dari use case bisnis atau use case sistem dalam bentuk grafik. Diagram ini menunjukkan langkah-langkah di dalam alur kerja, titik-titik keputusan di dalam alur kerja, siapa yang bertanggung jawab menyelesaikan masing-masing aktivitas dan obyek-obyek yang digunakan dalam alur kerja. Diagram aktivitas menggambarkan aliran fungsionalitas sistem. Ada dua kegunaan diagram aktivitas dalam pemodelan dengan UML yaitu:
1.    Pada tahap pemodelan bisnis, diagram aktivitas dapat digunakan untuk menunjukkan alur kerja bisnis.
2.    Pada tahap pemodelan sistem, diagram aktivitas dapat digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang terjadi di dalam sebuah use case.
Diagram aktivitas mendefinisikan dari mana workflow dimulai, dimana workflow berakhir, aktivitas apa saja yang terjadi di dalam workflow, dan apa saja yang dilakukan saat sebuah aktivitas terjadi. Aktivitas adalah tugas yang dilakukan selama dalam workflow. (Sholiq, 2010)
Berikut adalah notasi yang terdapat pada diagram aktivitas:
Tabel 2.4  Notasi diagram aktivitas
No.
Nama
Gambar
Fungsi
1.
Swimlanes
Menjelaskan siapa yang bertanggung jawab melakukan akivitas dalam suatu diagram.
2.
Aktivitas
Menjelaskan kegiatan dalam alur kerja.
3.
Transisi
Menunjukkan bagaimana alur kerja itu berjalan dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
4.
Titik keputusan
Menunjukkan sebuah keputusan perlu dibuat dalam alur kerja.
5.
Keadaan awal
Menunjukkan alur kerja di mulai.
6.
Keadaan akhir
Menunjukkan alur kerja berakhir.

Sumber : Sholiq (2010) 
Diagram Use Case

Diagram Use Case

Diagram use case menyajikan interaksi antara use case dan aktor dalam sistem yang akan dikembangkan. Use case adalah fungsi-fungsi atau fitur-fitur apa saja yang disediakan oleh sistem informasi yang akan dikembangkan tersebut kepada pengguna sistem. Bisa juga meliputi fitur apa yang pengguna akan dapat lakukan terhadap sistem. Sedangkan aktor bisa berupa orang, peralatan, atau sistem lain yang berinteraksi terhadap sistem yang akan dibangun. (Sholiq, 2010)
Berikut adalah notasi yang terdapat pada diagram use case:
 Notasi diagram use case
No.
Nama
Gambar
Fungsi
1.
Aktor
Menjelaskan orang, peralatan, atau sistem lain yang berinteraksi terhadap sistem yang akan dibangun.

2.
Use case
Menjelaskan fungsi-fungsi atau fitur-fitur apa saja yang disediakan oleh sistem informasi yang akan dikembangkan tersebut kepada pengguna sistem.
3.
Relasi asosiasi
Menunjukkan relasi antara aktor dan use case.
4.
Generalization
Disebut juga inheritance (pewarisan), digunakan ketika ada dua atau lebih aktor atau use case yang mempunyai kesamaan.
5.
Include
Kelakuan yang harus terpenuhi agar sebuah event dapat terjadi.
6.
Extend
Kelakuan yang hanya berjalan di bawah kondisi tertentu.

Sumber : Sholiq (2010) 
Diagram Use Case Bisnis

Diagram Use Case Bisnis

 Proses bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang dirancang untuk menghasilkan keluaran (output) tertentu bagi customer tertentu. Sebuah proses bisnis menekankan pada bagaimana sebuah pekerjaan dikerjakan dalam sebuah organisasi dan berfokus pada produk yang dihasilkan proses tersebut. Proses disini adalah urutan aktivitas tertentu terhadap waktu dan tempat dengan sebuah titik awal, sebuah titik akhir, dan berbagai input dan output yang didefinisikan dengan baik.
             Diagram use case bisnis digunakan untuk mempresentasikan bisnis yang dilakukan organisasi dan juga untuk memodelkan aktivitas bisnis organisasi sebagai landasan pembuatan use case sistem. Diagram ini tidak membedakan apakah aktivitas tersebut dilakukan secara manual atau otomatis menggunakan perangkat lunak. Diagram ini menunjukkan interaksi antara use case bisnis dan aktor bisnis atau pekerja bisnis dalam sebuah organisasi. Use case bisnis mempresentasikan proses bisnis yang dilakukan organisasi, sedangkan aktor bisnis mempresentasikan seseorang atau sesuatu yang ada diluar ruang lingkup bisnis dan berinteraksi dengan bisnis yang sedang didefinisikan. Pekerja bisnis adalah suatu peran dalam organisasi, bukan posisi atau jabatan. (Sholiq, 2010)
Berikut adalah notasi yang terdapat pada diagram use case bisnis:
Notasi diagram use case bisnis
No.
Nama
Gambar
Fungsi
1.
Aktor bisnis
Menjelaskan seseorang atau sesuatu yang ada di luar organisasi.
2.
Pekerja bisnis
Menjelaskan suatu peran dalam organisasi, bukan posisi atau jabatan
3.
Use case bisnis
Menggambarkan sebuah proses bisnis organisasi.
4.
Relasi asosiasi
Menunjukkan relasi antara aktor bisnis atau pekerja bisnis dan use case bisnis.
5.
Generalization
Disebut juga inheritance (pewarisan), digunakan ketika ada dua atau lebih aktor bisnis, pekerja bisnis atau use case bisnis yang serupa.
6.
Include
Kelakuan yang harus terpenuhi agar sebuah event dapat terjadi.
7.
Extend
Kelakuan yang hanya berjalan di bawah kondisi tertentu.
Sumber : Sholiq (2010)







UML

UML

Unified Modeling Language (UML) merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD dengan sebuah bahasa yang konsisten untuk menentukan, memvisualisasi, mengkontruksi, dan mendokumentasikan artifacts yang terdapat dalam sistem software. Artifacts adalah sepotong informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses rekayasa software. Artifacts dapat berupa model, deskripsi, atau software. (Suhendar dan Gunadi, 2002)